Agen Togel Online & Bandar Togel Terpercaya

Ducati : Marquez Tidak Terkalahkan

BolaTranfer.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, sejak debut, rider Repsol Honda Marc Marquez sudah menjadi kekuatan dominan di MotoGP. Namun demikian,Claudio Domencali yakni Marquez yang bisa dikalahkan.

Dimana Marquez sudah menjadi sensasi setelah didapuk bisa menggantikan Casey Stoner yang pensiun di 2012. Pebalap Spanyol yang berhasil menggebrak dengan performa sebagai juara dunia di musim pertamanya.

Marquez sudah membuktikan kalau suksesnya tidak hanya “numpang lewat”. Pemuda yang berusia 25 tahun sudah berhasil memenangi empat dari lima kejuaraan berikutnya. Satu-satunya kegagalan Marquez sudah terjadi 2015, ketika dikalahkan kompatriotnya Jorge Lorenzo.

Tetapi, Marquez sudah mengoleksi tujuh titel juara dunia atau lima gelar di kelas primer yang sudah menyamai pencapaian legenda balap motor Mick DoohanMaruqez sudah kembali menjadi favorite juara dii MotoGP 2015.

Mengandalkan Andrea Dovizioso, Ducati sudah berhasil menjadi penantang Marquez dalam dua musim terakhir. Misi Ducati sudah berhasil dilengser Marquez sudah kembali di mulai di MotoGP 2019.

“Kalau sudah melihat hasil dari dua musim terakhir, saya tidak ragu menjadi pebalap Honda nomor 93 adalah favorit juaranyanya,” Domenicali mengutarakan dilansir Situs Bola FortunaBola, “Marc Marquez yang memiliki keseimbangan dengan motornya sehingga bisa memungkinkan untuk mencapai sebuah level yang luar biasa. ”

“Saya sudah berpikir kalau Marquez sudah tidak terkalahkan, dan sedang bekerja untuk mengalahkan dia.”

Di tahun 2018, Ducati sudah berhasil memutuskan untuk berpisah dengan Jorge Lorenzo yang bergabung dengan Marquez di Repsol Honda. Duet LorenzoMarquez sudah sering disebut sebagai dream team , tetapi juga tidak sedikit bisa meragukan persaingan keduanya malah akan merugikan.

Selain itu, terlepas dari masalah yang berbeda Lorenzo bukan pebalap yang selalu rukun dengan rekan setimnya. Saat masih di Yamaha, Lorenzo pernah berseteru dengan Valentino Rossi, dan bertikati dengan Dovizioso di Ducati.

“Akankah Lorenzo-Marquez akur? Masih terlalu dini untuk dibahas. Kita mesti menunggu awal persaingan mereka dan bagaimana mereka menghadapi balapan. Kita akan melihat apakah dua ayam jantan di sebuah kandang akan terlalu banyak, atau mereka justru akan menemukan keharmonisan yang tepat,” ujar Domenicali.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *